Home » »

1. Siapkan setingan/ desain stempel yang akan dicetak. Desain tersebut di print dengan print laser jet pada kertas kalkir/ transparan dengan sistim negatif. Artinya, bagian area desain warna putih polos, sedangkan area blank warna hitam. Hal ini bertolak belakang dengan settingan hasil print stempel flash yang hasil print sesuai desain sebenarnya (normal) 2. Potong karet runaflek sesuai ukuran. 3. Pada karet runaflek terdapat lapisan tipis, lepas salah satunya, yaitu lapisan paling tebal. 4. Tempelkan kertas kalkir/ desain pada permukaan karet flash yang telah dibuka lapisannya tadi. 5. Lalu apit karet runaflek dan kertas kalkir tadi pada dua buah kaca yang diberi penjempit kertas pada bagian sisi-sisinya. 6. Hidup kan mesin stempel karet dan letakan karet runaflek dan kertas kalkir yang diapit dua kaca tersebut di atas mesin stempel karet, lalu tutp mesin stempel. Tunggu hingga 45 – 60 menit. 7. Setelah itu, keluarkan karet runaflek dari mesin stempel karet, lepaskan kertas kalkir dari karet runaflek tersebut. Tunggu sebentar hingga kering, lihat apakah ada bayangan film pada karet runaflek tersebut. 8. Lalu, rendam karet runaflek tersebut di dalam bensin sambil dikuas pada permukaan desain. Jangan lakukan penguasan sembarangan. Lakukan dengan teknik penguasan searah saja, jangan bolak balik, diagonal, dan memutar. 9. Lihatlah hasilnya, akan jelas terlihat penimbulan huruf/ desain setelah dilakukan penguasan dengan bensin.

0 komentar:

Posting Komentar